Vape Ternyata Lebih Buruk daripada Rokok Biasa

Vape
Vape
Vape

Vape dianggap masyarakat lebih aman oleh masyarakat, ternyata Vape lebih berbahaya daripada rokok biasa. hasil ini diungkap dalam sebuah penelitian terbaru.

Dilansir dari new york Post pada hari senin, penelitian di yunani menemukan bahwa adanya perasa di dalam rokok elektrik seperti Vape  yang dapat merusak paru-paru akibatnya  terjadi peradangan.

Penelitaian ini dilakukan terhadap tikus, yang memperlihatkan bahwa jika kita menghisap vape dalam jangan pendek saja dapat menyebabkan radang paru0paru yang sangat mirip atau bahkan akan terjadi lebih buruk daripada rokok Konvesional.

“Efek yang merugikan pada saat paru-paru itu diamati karena paparan uap rokok elektrik, dalam model hewan, penelitian tersebut perlu menyelidiki lebih lanjut tentang keamanan dan Toksisitas dari sebuah perangkatyang sudah berkembang sangat pesat di seluruh dunia,”Tutur peneliti Dr Constantinos Glynos.

Para peneliti telah melakukan sebuah percobaan alhasil dengan cara mereka yang  memaparkan berbagai Kelompok tikus dengan asap roko, dan berbagai uap rokok elektrik beserta udara bersih selama 4 kali setiap hari. Pada setiap sesinya telah dipisahkan oleh Interval yang bebasa selama 30 menit.

Temuan yang dilansir di American Journal Of Physiology ini sudah memperlihatkan bahwa rokok elektrik dan Vape yang berbahan isi ulang tidak bagus untuk kesehatan, drngan jangka panjang yang tidak dapat diketahui.

Glynos yang berasal dari sebuah universitas athena yang menyampaikan bahwa rokok elektrik di iklankan dengan bahan nikotin yang lebih sedikit .

“Penelitian kami sudah memperlihatkan bahwa paparan uap rokok elektrik dapat memicu sebuah respon inflamasi dan dapat mempengaruhi sebuah mekanisme sistem pernapasam,”Tandas Glynos.

Karena hasl dari paparan uap itu akan meningkatkan kematian sel dan produksi bahan kimia yang dapat menyebabkan Inflamasi.